Rabu, 08 Desember 2010

Jangan malu untuk bermimpi..

oleh abu tabina

Anda pernah bermimpi,… ya, sepertinya semua orang pernah bermimpi. Mimpi merupakan bunga tidur kita, ada yang mimpi menyenangkan, sehingga membuat kita tertawa bahkan merasa senang dengan mimpi tersebut, bahkan ada juga mimpi yang menyeramkan, sehingga untuk sekedar mengingatnya saja kita sudah tak mampu. Terlepas dari penafsiran makna mimpi-mimpi manusia, sesungguhnya mimpi kita adalah sesuatu yang pernah kita rasakan atau pikirkan sebelum tidur. Atau juga merupakan hal baru yang selama ini tidak pernah terlintas dalam benak kita..
Tapi bukan pengertian mimpi itu yang saya maksudkan kawan. Pernah mendengar ungkapan jangan malu untuk bermimpi…ungkapan ini sesungguhnya memberikan arti kepada kita bahwa kita sebagaimana manusia tidak dibatasi oleh sesuatu, yang membatasi kita akan sesuatu adalah ketidaktahuan kita tentang sesuatu tersebut. Dalam konteks agama, kita diperbolehkan untuk bermimpi, selagi mimpi itu merupakan kebaikan, sebagaimana Rasulullah pernah bermimpi ketika memecahkan batu dalam peristiwa penggalian parit ketika perang khandaq.
Rasul bermimpi atau lebih tepatnya diperlihatkan oleh Allah akan masa depan umat Islam yang mampu menguasai Negara Persia dan Romawi. Ya ini mimpi umat Islam, yang akhirnya menjadi motivasi para sahabat sepeninggal Rasulullah untuk menjadi pribadi pilihan yang mampu membebaskan Negara tersebut dari hegemoni kemaksiatan, sesuai dengan mimpi Rasulullah saw. Atau mimpi mulia para pendiri Negara Indonesia yang tertuang di dalam pembukaan undang-undang dasar 1945..
Kita semua sudah hafal bukan..ada juga mimpi Thomas alfa Edison yang ingin desanya di malam hari seterang siang, atau obsesi seorang anak taman kanak-kanak yang ingin manjadi dokter, ketika seharian ia melihat ibunya sakit keras..dan ada juga mimpi sekelompok anak muda yang menginginkan Indonesia menjadi Negara yang sejahtera, adil dan makmur cepat terwujud dan ada juga mimpi sekelompok pemuda yang menginginkan Indonesia menjadi Negara sekuler… berjuta mimpi ada dalam setiap benak kita.
Tapi , pernahkah kita bermimpi untuk menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini..atau kita bermimpi menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain dan agama kita,….atau kita bermimpi menjadi PNS, tentara, pengusaha, karyawan swasta, pedagang atau pun profesi dunia kita saat ini, yang bekerja karena Allah, tidak main ‘sikut sana sikut sini’…
Kebanyakan orang sudah terlanjur nyaman dengan kehidupan yang mereka jalani. Untuk berfikir mengenai perubahan, mereka merasa enggan. Terutama perubahan yang membuat mereka menjadi lebih baik. Karena merubah cara berfikir bukanlah suatu hal yang mudah jika telah terlena dengan kehidupan yang dianggap nyaman. Saya yakin, kebanyakan mereka memiliki potensi yang luar biasa. Karena sesungguhnya Allah telah menganugerahkan manusia dengan potensinya masing-masing. Lalu bagaimana manusia tersebut menggali dan mengembangkannya.
Dengan merubah cara berfikir dan berani bermimpi, maka kita akan bisa berjalan hendak kemana. Bukan berjalan di tempat. Berusaha berbeda dengan mimpi kita. Karena kita semua bisa, jika kita berusaha. Berusaha untuk membuat bangga diri sendiri sebelum kita membuat orang lain bangga dengan kita. Karena Allah tak akan merubah nasib suatu kaum, sebelum kaum tersebut merubah dirinya sendiri… selamat tahun baru hijriah 1433 Hijriah dan 2011 Masehi, semoga kita menjadi pribadi yang mampu berubah seperti metamorfosanya ulat menjadi kupu-kupu.(tnt)

1 komentar:

  1. Kok ga ada yang komen2 sih,,,

    mau komen dikit ah,,

    Permisi To,, saya numpang lewat :D

    BalasHapus